
<p><strong>Pertanyaan:</strong></p>
<p>Ana mau bertanya mengenai shaf wanita di masjid lantai 2 yang sejajar dengan shaf laki-laki yang berada di lantai bawah dan shaf wanita yang dl layout dio belakang shaf ke-5 laki-laki tetapi sejajar dengan shaf laki-laki selanjutnya, teta tertutup hijab. Apakah sah shalat wanita pada masjid tersebut?</p>
<p align="right">Ummu Fadl,</p>
<p align="right">Jalan Ebony, Duren Jaya, Bekasi 1711</p>
<p><!--more--><strong>JAWAB:</strong></p>
<p>Aturan shaf da;am shalat berjama’ah bagi wanita adalah sebagaimana disabdakan Nabi <em>shallallahu ‘alaihi wa sallam</em> sebagai berikut:</p>
<p class="arab" style="text-align: right;">خَيْرُ صُفُوفِ الرِّجَالِ أَوَّلُهَا وَشَرُّهَا آخِرُهَا وَخَيْرُ صُفُوفِ النِّسَاءِ آخِرُهَا وَشَرُّهَا أَوَّلُهَا قَالَ</p>
<p><em>Sebaik-baik shaf (barisan di dalam shalat) bagi laki-laki adalah yang pertama, dan yang paling buruk adalah yang terakhir. Dan sebaik-baik shaf bagi wanita adalah yang terakhir dan yang paling buruk adalah yang pertama</em>. [1]</p>
<p>Namun cara berdiri ini, bukan termasuk syarat atau rukun shalat, sehingga shalat wanita sebagaimana yang ditanyakan tersebut, insya Allah sah. <em>Wallahu a’lam</em>.</p>
<p><strong>Footnotes</strong>:</p>
<p>[1]  HR Tirmidzi, no. 224, Ibnu Majah, no. 1000. Hadits ini <em>dishahihkan</em> oleh al Albani.</p>
 