
<h2>Sanksi bagi yang Menyulitkan Pernikahan</h2>
<p><strong>Pertanyaan:</strong><br>
Apakah orang yang menyulitkan <strong>pernikahan</strong> dengan meninggikan mahar atau mengharuskan pelaksanaan prosesi pernikahan dengan cara adat boleh di <em>ta’zir</em> (dijatuhi sanksi hukuman) dengan dalih bahwa orang ini akan menjadi penyebab timbulnya kerusakan. Sebagaimana sabda Rasulullah <em>shalallahu ‘alaihi wa sallam</em>,<br>
“Jika kalian tidak menerima lamaran (laki-laki yang baik dan shalih) maka akan terjadi fitnah di muka bumi dan kerusakan yang besar,”<br>
<!--more--><br>
Jawab:<br>
<em>Ta’zir</em> adalah hukuman yang menjadi wewenang dan tugas hakim (penguasa). Jika perkara ini sampai ke telinga hakim maka dialah yang berhak menentukan apakah <em>ta’zir</em> tersebut layak diberikan atau tidak.</p>
<p>Sumber: <em>Fatwa-Fatwa Syaikh Nashiruddin Al-Albani</em>, Muhammad Nashiruddin Al-Albani, Media Hidayah, 1425 H – 2004 M</p>
<p><strong>Artikel www.KonsultasiSyariah.com</strong></p>
<h3>Materi terkait pernikahan:</h3>
<p>1. <a href="../halalkah-harta-dari-mahar-yang-berlebihan" rel="nofollow" target="_blank">Mahar yang Terlalu Mahal</a>.<br>
2. <a href="../menjual-mahar" rel="nofollow" target="_blank">Hukum Menjual Mahar</a>.<br>
3. <a href="../waktu-membayar-mahar" rel="nofollow" target="_blank">Waktu Membayar Mahar</a>.<br>
4. <a href="https://konsultasisyariah.com/ternyata-suami-tidak-sesuai-harapan" target="_blank">Ternyata Bukan Suami Idaman</a>.<br>
5. <a href="https://konsultasisyariah.com/doa-malam-pertama" target="_blank">Doa Malam Pertama</a>.<br>
6. <a href="https://konsultasisyariah.com/ingkar-terhadap-janji-pernikahan" target="_blank">Ingkar Janji dalam Pernikahan</a>.</p>
 