
<p>Sesungguhnya seseorang akan mencocoki kebiasaan teman karibnya.</p>
<p>Rasulullah <em>sh</em><em>al</em><em>lallahu ‘alaihi  wa sallam</em> bersabda,</p>
<p dir="rtl" align="center"><span style="color: #ff0000; font-size: 18pt;">الْمَرْءُ عَلَى دِينِ خَلِيلِهِ فَلْيَنْظُرْ أَحَدُكُمْ مَنْ يُخَالِلُ</span></p>
<p><em>“Seseorang akan mencocoki kebiasaan teman karibnya. Oleh karenanya, perhatikanlah siapa yang akan menjadi teman karib kalian”</em><em>. </em>(HR. Abu Daud no. 4833, Tirmidzi no. 2378, Ahmad 2/344, dari Abu Hurairah. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini hasan. Lihat Shohihul Jaami’ 3545).</p>
<p>Al Ghozali <em>rahimahullah </em>mengatakan, “Bersahabat dan bergaul dengan orang-orang yang pelit, akan mengakibatkan kita tertular pelitnya. Sedangkan bersahabat dengan orang yang zuhud, membuat kita juga ikut zuhud dalam masalah dunia. Karena memang asalnya seseorang akan mencontoh teman dekatnya.” (Tuhfatul Ahwadzi, 7/42)</p>
<p><strong>Zuhud </strong>adalah meninggalkan berbagai hal yang dapat melalaikan dari mengingat Allah ( Abu Sulaiman Ad Daroni. Disebutkan oleh Abu Nu’aim Al Ashbahani dalam Hilyatul Awliya’, 9/258)</p>
<p><span style="font-size: 14pt;"><strong>Baca Juga:</strong></span></p>
<ul>
<li><a href="https://rumaysho.com/9370-teman-non-muslim.html"><span style="color: #ff0000;"><strong>Berteman dengan Non Muslim, Bolehkah?</strong></span></a></li>
<li><a href="https://rumaysho.com/13311-manfaat-teman-yang-baik.html"><span style="color: #ff0000;"><strong>Manfaat Teman yang Baik</strong></span></a></li>
</ul>
<p>Faedah di pagi hari, 22 Rajab 1431 H (05/07/2010)</p>
<p>Artikel <a href="http://www.rumaysho.com/">www.rumaysho.com</a></p>
<p>Muhammad Abduh Tuasikal</p>
 