
<p><em>From</em>: Ana &lt;mirlyXXX@yahoo.com&gt;</p>
<p><strong>Pertanyaan:</strong></p>
<p>Syaikh yang mulia, ada seorang istri yang baru berhenti dari haid dan telah mandi,tetapi masih keluar lendir darah/colkat. Tiba-tiba di ajak berjima dengan suami. Bagaimana hukumnya?</p>
<p><strong><!--more-->Jawaban:</strong></p>
<p><em>Bismillah,</em></p>
<p>Jika wanita itu sudah suci (putus darah haid), kemudian keluar lendir kecoklatan atau kekuningan maka statusnya wanita suci. Dan lendir itu bukan darah haid. Berdasarkan keterangan dari Ummu Atiyah,</p>
<p>كُنَّا لَا نَعُدُّ الْكُدْرَةَ، وَالصُّفْرَةَ بَعْدَ الطُّهْرِ شَيْئًا</p>
<p><em>“Kami tidak menganggap lendir berwarna kuning atau agak keruh sebagai haid”.</em> (HR. Bukhari 326).<br>
Karena statusnya telah suci maka dia boleh melakukan apapun sebagaimana wanita suci lainnya. <em>Allahu a’lam</em>.</p>
<p>Di jawab oleh Dewan Pembina Konsultasi Syariah<br>
Artikel www.konsultasisyariah.com</p>
 