
<h1><strong>Shalat Batal karena Keluar Suara saat Menguap?</strong></h1>
<p><em><span style="font-weight: 400;">Ust, mau tanya, kalau orang angop (menguap, red), pas lagi Sholat terus keluar suara haaah, itu batal ngga ya shalat nya?</span></em></p>
<p><em><span style="font-weight: 400;">Matur suwun Ustdz…</span></em></p>
<p><b>Jawaban</b><span style="font-weight: 400;">:</span></p>
<p><em><span style="font-weight: 400;">Bismillah wal hamdulillah was sholaatu was salaamu ‘ala Rasulillah wa ba’du.</span></em></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Sedikit suara yang keluar ketika menguap di dalam shalat, ada dua macam:</span></p>
<p><b>Pertama</b><span style="font-weight: 400;">, di luar kendali dan keinginan.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Maksudnya suara alami yang keluar ketika menguap, batuk, dan yang semisalnya.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Suara menguap yang seperti ini tidak merusak keabsahan shalat.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Imam Ibnu Qudamah rahimahullah menerangkan,</span></p>
<p class="arab"><span style="font-weight: 400;">أن تخرج الحروف من فيه بغير اختياره مثل أن يتثاءب فيقول: هاه، أو يتنفس أو يسعل فينطق في السعلة بحرفين وما أشبه هذا، أو يغلط في القراءة فيعدل إلى كلمة من غير القرآن، أو يجيئه البكاء فيبكي ولا يقدر على رده، فهذا لا تفسد صلاته</span><span style="font-weight: 400;">.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">“Mengeluarkan suara huruf dari mulutnya, namun di luar kendali, seperti mengucapkan “Haah” atau suara keluar karena bernafas, batuk sampai keluar suara dua huruf, atau semisalnya, atau salah membaca ayat sampai keluar bacaan selain Quran, atau menangis yang tidak kuasa ia tahan, hal-hal seperti ini tidak membatalkan shalat.”</span></p>
<p><b>Kedua</b><span style="font-weight: 400;">, suara yang masih dalam kendali dan keinginannya, seperti menambah-nambah suara menguap bersin atau batuk, ini dua pendapat ulama tentang hukumnya:</span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">– Ada ulama yang berpendapat: shalat batal.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">– Ada ulama yang berpendapat: shalat tidak batal.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Imam Al-Mardawi (salah seorang ulama Mazhab Hambali) menerangkan dalam kitab Al-Inshaf,</span></p>
<p class="arab"><span style="font-weight: 400;"> .. </span><span style="font-weight: 400;">أو نفخ فبان حرفان، فهو كالكلام، وهذا المذهب وعليه الأصحاب. واختار الشيخ تقي الدين: أن النفخ ليس كالكلام، ولو بان حرفان فأكثر، فلا تبطل الصلاة به، وهو رواية عن الإمام أحمد… انتهى</span><span style="font-weight: 400;">.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">“Meniupkan nafas saat shalat sampai membentuk suara dua huruf, ini dihukumi seperti kalam (berbicara). Pendapat ini dipegang oleh para ulama Mazhab Hambali. Syaikh Taqiyuddin memilih pendapat, bahwa hembusan nafas tidak termasuk kalam, meskipun sampai mengeluarkan dua huruf atau lebih. Ini tidak membatalkan shalat. Pendapat ini juga diriwayatkan dari Imam Ahmad.”</span></p>
<p><span style="font-weight: 400;"><strong>Kesimpulannya</strong>: sebaiknya orang yang sedang shalat menghindari segala yang berpotensi membatalkan shalat. Jika sampai sengaja mengeluarkan suara dua huruf atau lebih dengan menguap atau menghela nafas, sebaiknya memilih sikap hati-hati, ia ulangi shalatnya.</span></p>
<p><em><span style="font-weight: 400;">Wallahu a’lam bis showab.</span></em></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Referensi :</span></p>
<p><em><span style="font-weight: 400;">Fatawa Syabakah Islamiyyah</span> <a href="https://www.islamweb.net/ar/fatwa/444160/%D8%AD%D9%83%D9%85-%D8%AE%D8%B1%D9%88%D8%AC-%D8%B5%D9%88%D8%AA-%D9%81%D9%8A-%D8%A7%D9%84%D8%B5%D9%84%D8%A7%D8%A9-%D9%85%D9%86-%D8%AE%D9%84%D8%A7%D9%84-%D8%A7%D9%84%D8%AA%D9%86%D9%81%D8%B3-%D8%A3%D9%88-%D8%A7%D9%84%D8%AA%D8%AB%D8%A7%D8%A4%D8%A8"><span style="font-weight: 400;">nomor 444160</span></a></em></p>
<p><span style="font-weight: 400;">***</span></p>
<p><strong>Dijawab oleh: Ustadz Ahmad Anshori, Lc.</strong></p>
<p><span style="font-weight: 400;">(Alumni Universitas Islam Madinah, Pengajar di PP Hamalatul Quran Jogjakarta dan Pengasuh Thehumairo.com)</span></p>
<p><strong>Anda bisa membaca artikel ini melalui aplikasi <a href="https://play.google.com/store/apps/details?id=org.yufid.tanyaustadz" target="_blank" rel="noopener noreferrer">Tanya Ustadz untuk Android</a>. <a href="https://play.google.com/store/apps/details?id=org.yufid.tanyaustadz" target="_blank" rel="noopener noreferrer">Download Sekarang !!</a></strong></p>
<p><strong>Dukung Yufid dengan menjadi SPONSOR dan DONATUR.</strong></p>
<ul>
<li>
<strong>REKENING DONASI </strong>:</li>
</ul>
<p>BANK SYARIAH INDONESIA<br>
7086882242<br>
a.n. YAYASAN YUFID NETWORK<br>
Kode BSI: 451</p>
 