
<h2>Shalat Sunah Fajar Setelah Shalat Subuh</h2>
<p><strong>Pertanyaan:</strong><br>
<em>Assalaamu’alaikum</em><br>
Ustadz ana mau bertanya dalil dari hadis ataupun atsar sahabat tentang diperbolehkannya shalat fajar setelah shalat subuh berjamaah. Dikarenakan satu dan lain hal yang menyebabkan shalat sunnat fajar tertinggal dan langsung shalat subuh secara berjamaah. Syukran wa jazakallah</p>
<p>Dari: Abu Tazkia<br>
<!--more--><br>
<strong>Jawaban:</strong><br>
<em>Wa alaikumus salam</em><br>
Bagi orang yang ketinggalan qabliyah subuh, dibolehkan untuk melaksanakannya setelah subuh. Waktunya ada dua:</p>
<p><strong>A. Setelah matahari terbit</strong><br>
Berdasarkan hadis dari Abu Hurairah <em>radhiallahu’anhu</em> bahwa Nabi <em>shallallahu ‘alaihi wa sallam</em> bersabda,</p>
<p class="arab">من لم يصل ركعتي الفجر ؛ فليصلهما بعد ما تطلع الشمس</p>
<p>“<em>Siapa yang belum melaksanakan dua rakaat fajar, hendaknya dia melaksanakannya setelah terbit matahari.</em>” (HR. Tirmidzi dan dishahihkan Al-Albani)</p>
<p><strong>B. Tepat setelah selesai shalat subuh</strong><br>
Dalilnya adalah hadis dari Qois bin Qahd <em>radhiallahu’anhu</em> bahwa beliau mengikuti shalat jamaah subuh bersama Nabi <em>shallallahu ‘alaihi wa sallam</em> sementara beliau belum melaksanakan qabliyah subuh. Setelah Rasulullah <em>shallallahu ‘alaihi wa sallam salam</em>,beliau ikut salam. Kemudian Qois berdiri dan melaksanakn shalat dua rakaat (shalat sunah qabliyah), sementara Nabi <em>shallallahu ‘alaihi wa sallam</em> melihatnya dan tidak mengingkarinya. (HR. Tirmidzi dan Ibnu Hibban)</p>
<p><em>Allahu a’lam</em></p>
<p><strong>Dijawab oleh Ustadz Ammi Nur Baits (Dewan Pembina <a href="https://konsultasisyariah.com/tanda-masuknya-waktu-subuh" target="_blank">Konsultasi Syariah</a>)</strong><br>
<strong> Artikel www.KonsultasiSyariah.com</strong></p>
 