
<p>Siapa yang akan Menshalati Jenazah Anda?‎</p>
<p>Bismillah was shalatu was salamu ‘ala rasulillah, amma ba’du,‎</p>
<p>Adanya shalat jenazah merupakan karunia dari Allah bagi semua orang yang beriman. Karena ‎dengan shalat jenazah, seorang mukmin bisa saling memberi manfaat berupa doa dan syafaat ‎bagi saudaranya sesama mukmin. ‎</p>
<p>Dari A’isyah radhiyallahu ‘anha, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,‎</p>
<p class="arab">مَا مِنْ مَيِّتٍ تُصَلِّي عَلَيْهِ أُمَّةٌ مِنَ الْمُسْلِمِينَ يَبْلُغُونَ مِائَةً، كُلُّهُمْ يَشْفَعُونَ لَهُ، إِلَّا شُفِّعُوا فِيهِ</p>
<p><em>‎“Jika ada seorang mayit yang dishalati kaum muslimin yang jumlahnya 100 orang, dan semua ‎memberi syafaat (mendoakan kebaikan) untuk jenazah, maka doanya akan dikabulkan.”</em> (HR. ‎Muslim 947).‎</p>
<p>Bahkan dalam hadis yang lain, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menyebutkan bahwa jika ‎jumlah orang yang menshalati jenazah mencapai 40 orang muslim yang tidak memiliki dosa ‎syirik, maka doa mereka diterima oleh Allah. ‎<br>
Dari Ibnu Abbas radhiyallahu ‘anhuma, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, ‎</p>
<p class="arab">مَا مِنْ رَجُلٍ مُسْلِمٍ يَمُوتُ، فَيَقُومُ عَلَى جَنَازَتِهِ أَرْبَعُونَ رَجُلًا، لَا يُشْرِكُونَ بِاللهِ شَيْئًا، إِلَّا شَفَّعَهُمُ اللهُ فِيهِ</p>
<p><em>Jika ada seorang muslim yang meninggal kemudian dishalati oleh 40 orang, yang mereka tidak ‎menyekutukan Allah dengan sesuatu apapun, maka Allah akan kabulkan syafaat mereka</em>. (HR. ‎Muslim 948). ‎</p>
<p>Hadis ini menunjukkan bahwa syafaat dalam bentuk doa permohonan ampunan dari 40 orang ‎muslim, ahli tauhid, yang tidak membawa dosa syirik, sudah bisa menggantikan syafaat dari 100 ‎orang muslim bagi jenazah. Sebagaimana keterangan Imam Ibnu Baz rahimahullah. ‎</p>
<p>Oleh karena itu, hadis ini menjadi dalil anjuran untuk memperbanyak jumlah peserta dalam ‎pelaksanaan shalat jenazah. Semakin banyak orang yang menshalati, semakin besar pelung ‎doanya dikabulkan oleh Allah. ‎<br>
Hadis ini juga menjadi bahan renungan bagi kita, ‎</p>
<p>‎‘Siapa yang akan menshalati jenazah kita ketika kita meninggal?’ ‎</p>
<p>Sebagai orang mukmin, kita sangat berharap agar yang menshalati jenazah kita adalah orang-‎orang baik, ahli tauhid, tidak membawa dosa kesyirikan. Sebakin banyak teman baik yang kita ‎miliki, kita berharap semoga semakin banyak pula orang baik yang akan menshalati kita. ‎</p>
<p>Berbeda ketika anda hanya dikelilingi orang-orang yang jahat, apa yang bisa diharapkan dari ‎mereka. ‎</p>
<p>Bagaimana anda berharap mereka akan menshalati jenazah anda, sementara mereka sendiri ‎tidak shalat? Bagaimana anda berharap mereka akan mendoakan anda, sementara mereka tidak ‎pernah berdoa? Bagaimana anda berharap mereka akan mengirim tahlil, bacaan yasin untuk ‎anda, sementara mereka sendiri tidak pernah kenal al-Quran. ‎</p>
<p>Teman yang tidak bermutu, ketika hidup akan mengajak anda bermaksiat dan ketika anda ‎meninggal, anda akan dilupakan. ‎</p>
<p>Allahu a’lam</p>
 