
<p style="text-align: center;"><strong>Fatwa Syaikh Shalih bin Fauzan Al Fauzan</strong></p>
<p><strong>Soal:</strong></p>
<p>Siapakah <em>ahlul fatrah</em> itu? Apakah di zaman kita ini ada <em>ahlul fatrah</em>? Dan bagaimana status mereka (di akhirat)?</p>
<p><strong>Jawab:</strong></p>
<p><em>Ahlul fatrah</em> adalah orang-orang yang hidup di masa yang tidak ada ajaran Rasul yang sampai kepada mereka, serta tidak diturunkan Kitab untuk mereka. Maka masa <em>fatrah</em> adalah masa antara Nabi Isa ‘<em>alaihissalam</em> dan masa Nabi Muhammad <em>Shallallahu’alaihi Wasallam</em>. Allah <em>Ta’ala</em> berfirman:</p>
<p dir="rtl">{يَاأَهْلَ الْكِتَابِ قَدْ جَاءَكُمْ رَسُولُنَا يُبَيِّنُ لَكُمْ عَلَى فَتْرَةٍ مِنَ الرُّسُلِ} [المائدة: 19]
</p>
<p>“<em>Hai Ahli Kitab, sesungguhnya telah datang kepada kamu Rasul Kami, menjelaskan (syari’at Kami) kepadamu ketika terputus (pengutusan) rasul-rasul</em>” (QS. Al Maidah: 19).</p>
<p>Maka masa <em>fatrah</em> adalah masa ketika tidak ada Rasul dan tidak ada Kitab. Dan termasuk <em>ahlul fatrah</em> juga, orang-orang yang hidup terisolasi dari ulama Islam, atau jauh dari kaum Muslimin, serta dakwah Islam tidak sampai kepada mereka. Allah <em>Ta’ala</em> berfirman:</p>
<p dir="rtl">{وَمَا كُنَّا مُعَذِّبِينَ حَتَّى نَبْعَثَ رَسُولًا} [الإسراء: 15]
</p>
<p>“<em>Dan Kami tidak akan mengazab sebelum Kami mengutus seorang Rasul</em>” (QS. Al Isra: 15).</p>
<p>Adapun mengenai status mereka, sesuai kehendak Allah <em>Subhanahu Wa Ta’ala</em>.</p>
<p> </p>
<p>***</p>
<p>Sumber: <em>Majmu’ Fatawa Syaikh Shalih Al Fauzan</em>, 1/69, Asy Syamilah</p>
<p>Penerjemah: Yulian Purnama</p>
<p>Artikel Muslim.or.id</p>
 