
<p><iframe loading="lazy" src="http://www.youtube.com/embed/DWuBh_zl91k?rel=0" height="264" width="470" allowfullscreen="" frameborder="0"></iframe></p>
<h2 style="text-align: center;"><strong>Video Cara Shalat – Larangan-larangan Cara Duduk dalam Shalat</strong></h2>
<p><!--more--><strong>Sikap Duduk Yang Terlarang dalam Shalat</strong></p>
<p><strong>1. Duduk iq’a seperti duduknya anjing</strong></p>
<p>Abu Hurairah <em>radhiyallahu ‘anhu</em> mengatakan,</p>
<p class="arab">نَهَانِي خَلِيلِي عَنْ أَنْ أُقْعِيَ إِقْعَاءَ السَّبُعِ</p>
<p>Kekasihku (Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam) melarangku untuk duduk iq’a sebagaimana cara duduk iq’a binatang buas. (HR. Abu Ya’la dalam Al-Musnad).</p>
<p>Abu Ubaidah dan ulama lainnya mengatakan, posisi duduk iq’a seperti binatang adalah duduk jongkok, sementara pantat diletakkan di tanah dan kedua tangan diletakkan di samping. (Syarh Shahih Muslim An-Nawawi, 5/19).</p>
<p><strong>2. Duduk seperti cara duduknya setan</strong></p>
<p>A’isyah <em>radhiyallahu ‘anha</em> menceritakan cara shalat Rasulullah <em>shallallahu ‘alaihi wa sallam</em>,</p>
<p class="arab">كَانَ يَفْرِشُ رِجْلَهُ الْيُسْرَى وَيَنْصِبُ رِجْلَهُ الْيُمْنَى، وَكَانَ يَنْهَى عَنْ عُقْبَةِ الشَّيْطَانِ</p>
<p>Rasulullah<em> shallallahu ‘alaihi wa sallam</em> melakukan duduk iftirasy, dan beliau melarang duduk seperti cara duduk setan. (HR. Bukhari dan Muslim)</p>
<p>Sebagian ulama menafsirkan cara duduk setan ini sebagaimana posisi <a title="duduk jongkok" href="http://carasholat.com/sikap-duduk-yang-terlarang-dalam-shalat" target="_blank"><strong>duduk jongkok</strong></a>, dan kedua tangan diletakkan di tanah sebagai sandaran. Sebagaimana keterangan Imam Ibnu Baz dalam fatwanya.</p>
<p><strong>3. Duduk iftirasy dengan bersandar pada tangan kiri</strong></p>
<p>Berdasarkan keterangan Ibnu Umar <em>radhiyallahu ‘anhuma</em>,</p>
<p class="arab">أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نَهَى رَجُلًا وَهُوَ جَالِسٌ مُعْتَمِدٌ عَلَى يَدِهِ الْيُسْرَى فِي الصَّلَاةِ، فَقَالَ: «إِنَّهَا صَلَاةُ الْيَهُودِ»</p>
<p>Bahwa Nabi<em> shallallahu ‘alaihi wa sallam</em> melarang seseorang untuk duduk dengan bersandar pada tangan kiri ketika shalat. Beliau mengatakan, ‘Seperti itu adalah bentuk shalatnya orang yahudi.’ (HR. Baihaqi, Hakim, dan dishahihkan Al-Albani).</p>
<p>Dalam riwayat lain, dari sahabat As-Syarid bin Suwaid radhiyallahu ‘anhu, beliau menceritakan, ‘Rasulullah <em>shallallahu ‘alaihi wa sallam</em> pernah melihat aku sedang duduk seperti ini: Meletakkan tangan kananku di belakang punggungku dan bersandar dengan telapak tanganku. Lalu Nabi <em>shallallahu ‘alaihi wa sallam</em> bersabda, ‘Mengapa kamu duduk seperti cara duduk orang yang dimurkai?’</p>
<p><strong>Artikel <a title="panduan cara sholat wajib dan sunnah" href="http://carasholat.com/" target="_blank">www.CaraSholat.com</a></strong></p>
<!-- AddThis Advanced Settings generic via filter on the_content --><!-- AddThis Share Buttons generic via filter on the_content --> 