
<p><strong>Pertanyaan:</strong></p>
<p>Apakah orang yang lalai shalat (akan) berat hukuman siksanya di kubur kelak?</p>
<p><em>Agung (Agungsp**@***.co.id)</em><br>
<!--more--><br>
<strong>Jawaban:</strong></p>
<p><em>Alhamdulillah</em>, <em>washshalatu wassalamu ‘ala Rasulillah. Wa ba’du</em>.</p>
<p>Bersikap lalai dalam shalat telah dinyatakan sebagai dosa besar, berdasarkan firman Allah ta’ala dalam surat Al-Ma’un,</p>
<p style="text-align: right;"><strong>فَوَيْلٌ لِلْمُصَلِّينَ. الَّذِينَ هُمْ عَنْ صَلاتِهِمْ سَاهُونَ</strong></p>
<p>“<em>Maka kecelakaanlah bagi orang-orang yang shalat. (Yaitu) orang-orang yang lalai dari shalatnya.</em>” (QS. Al-Ma’un: 4–5).</p>
<p>Para ulama menerangkan bahwa yang dimaksud “lalai” dalam ayat di atas mencakup tiga bentuk perbuatan, yaitu:</p>
<p>1. Menunda-nunda shalat hingga baru dikerjakan ketika waktu shalat hampir berakhir.<br>
2. Mengerjakan shalat tanpa memperhatikan syarat dan rukunnya sebagaimana yang diperintahkan.<br>
3. Mengerjakan shalat tanpa disertai kekhusyukan dan tanpa merenungi makna bacaan shalat.</p>
<p>Adapun siksa kubur, yang akan dialami oleh orang yang lalai dalam shalatnya, disebutkan dalam hadis Nabi <em>shallallahu ‘alaihi wa sallam</em> dari sahabat Samurah bin Jundab. Dalam hadis tersebut diceritakan bahwa Nabi <em>shallallahu ‘alaihi wa sallam</em> melihat siksa bagi orang yang lalai dalam shalatnya, yaitu kepalanya akan dipecahkan dengan sebuah batu besar dan hal itu dilakukan berulang kali. (HR. Bukhari)</p>
<p>Oleh karena itu, seyogianya kita memperhatikan hal ini dengan saksama, dan kita memohon kepada Allah untuk memperbaiki amalan kita.</p>
<p><em>Wallahu ta’ala a’lam.</em></p>
<p><strong>Dijawab oleh Ustadz Muhammad Nur Ikhwan Muslim (Dewan Pembina Konsultasi Syariah).</strong><br>
<strong>Artikel <a href="https://konsultasisyariah.com" target="_blank">www.KonsultasiSyariah.com</a></strong></p>
 