
<p>Banyak orang mengatakan bahwa makna syawal adalah peningkatan sehingga syawal adalah bulan peningkatan amal shalih. Benarkah anggapan ini?</p>
<p>(… من شوال) مأخوذ من شالت الإبل أذنابها إذا رفعتها لأن العرب كانوا يرفعون فيه آلات الحرب لقرب الأشهر الحرم</p>
<p>Ibnul ‘Allan asy Syafii mengatakan, “Penamaan bulan Syawal itu diambil dari kalimat <em>Sya-lat al Ibil </em>yang maknanya <em>onta itu mengangkat atau menegakkan ekornya</em>. Syawal dimaknai demikian karena dulu orang-orang Arab menggantungkan alat-alat perang karena sudah dekat dengan bulan-bulan haram (yang merupakan bulan terlarang perang di masa jahiliyyah, pent)”</p>
<p>[Dalil al Falihin li Thuruq Riyadh al Shalihin-syarh Riyadh al Shalihin- karya Muhammad bin ‘Allan al Shiddiqi al Syafii al Maki –wafat tahun 1057 H-, jilid 4 hal 63, terbitan Darul Fikr Beirut].</p>
<p>Jadi syawal disebut syawal bukan karena bulan ini adalah bulan peningkatan amal-bahkan kita diperintahkan untuk meningkatkan amal setiap hari-namun syawal disebut syawal karena di bulan ini orang-orang Arab mengangkat atau meninggikan alat-alat perang yang mereka miliki atau dengan bahasa lain, mereka menggantungkan pedang, tombak dan lainnya karena terjerumus dalam larangan berperang di bulan Dzulqa’dah yang merupakan bagian dari bulan-bulan haram. Jika mereka masing menenteng pedang dan yang lainnya di bulan syawal sangat dimungkinkan mereka akan melanggar larangan berperang di bulan Dzulqa’dah.</p>
<p>Artikel <a href="https://ustadzaris.com">www.ustadzaris.com</a></p>
 