
<p style="font-family: Traditional Arabic; font-size: 26px; text-align: center;" dir="RTL">قال الشيخ خالد الشايع : دخل بعض الإخوة على شيخنا ابن باز قدس الله روحه ونوّر ضريحه ، فتكلموا في التعدد،<br>
فقال بعضهم : نحن موحِّدون يا شيخ !!<br>
فقال الشيخ رحمه الله : (((( هذا توحيد الجبناء ))))</p>
<p><strong>Syaikh Khalid asy Syayi’</strong> bercerita bahwa ada beberapa orang yang menemui <a title="Begitu Sederhana, Hafalannya Luar Biasa" href="https://ustadzaris.com/begitu-sederhana-hafalannya-luar-biasa">Syaikh Ibnu Baz</a> lalu terjadilah perbincangan mengenai poligami. Saat itu ada salah satu hadirin yang mengatakan, “Wahai Syaikh, kami adalah orang-orang yang bertauhid [baca: memiliki satu isteri]”</p>
<p>Mendengar ungkapan tersebut- dengan nada guyon- <a title="Lihatlah Keteladanan Syaikh Ibnu Baz!" href="https://ustadzaris.com/lihatlah-keteladanan-syaikh-ibnu-baz">Syaikh Ibnu Baz </a>mengatakan, “Itulah tauhidnya para penakut”.</p>
<p><strong>Sumber</strong>:</p>
<p><a href="http://www.kulalsalafiyeen.com/vb/showthread.php?t=704&amp;page=2">http://www.kulalsalafiyeen.com/vb/showthread.php?t=704&amp;page=2</a></p>
<p>Catatan:</p>
<p>Apa yang dikatakan oleh Syaikh Ibnu Baz-meski dengan nada guyon- adalah suatu hal yang benar karena Allah berfirman,</p>
<p style="font-family: Traditional Arabic; font-size: 26px; text-align: center;" dir="RTL">فَإِنْ خِفْتُمْ أَلَّا تَعْدِلُوا فَوَاحِدَةً</p>
<p>“Jika kalian takut tidak bisa berbuat adil mana kala poligami maka satu saja” [QS an Nisa’:4]</p>
<p>Dalam ayat ini Allah perintahkan ‘para penakut’ untuk tidak berpoligami.</p>
<p><em>Wallahu a’lam</em></p>
 