
<p><strong>KEUTAMAAN-KEUTAMAAN</strong><strong> TAUBAT <em>NASHUHA</em></strong></p>
<p><strong>3. Taubat <em>nashuha</em> sebab menuju kesuksesan</strong><br>
Allah Ta’ala berfirman kepada orang-orang beriman dan makhluk terbaiknya agar mereka bertaubat kepada-Nya, kemudian Allah memberi keterkaitan antara kesuksesan dan bertaubat seperti eratnya keterkaitan <em>musabbab</em> dan sebabnya. Dan Dia mendatangkan lafazh (<strong>لَعَلَّ</strong>) yang berarti semoga dan (<strong>عَسَى</strong>) yang berarti kata yang mengindikasikan adanya harapan. Hal ini menunjukkan bahwa jika kalian bertaubat niscaya kalian berhak mengharapkan kesuksesan, maka tidak pantas bagi siapa pun untuk mengharapkan kesuksesan kecuali orang-orang yang bertaubat. Semoga Allah menjadikan kami dan kalian sebagai saudara se-Islam yang menjadi bagian dari mereka.</p>
<p>Allah Ta’ala berfirman:</p>
<p><strong>فَأَمَّا مَنْ تَابَ وَآمَنَ وَعَمِلَ صَالِحًا فَعَسَىٰ أَنْ يَكُونَ مِنَ الْمُفْلِحِينَ</strong></p>
<p>“<em>Adapun orang yang bertaubat dan beriman, serta mengerjakan amal shalih, semoga dia termasuk orang-orang yang beruntung</em>.” [Al-Qashash/28: 67]</p>
<p>Allah Ta’ala juga berfirman:</p>
<p><strong>وَتُوبُوا إِلَى اللَّهِ جَمِيعًا أَيُّهَ الْمُؤْمِنُونَ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُونَ</strong></p>
<p>“…<em>Dan bertaubatlah kepada Allah, hai orang-orang yang beriman supaya kamu beruntung</em>.” [An-Nuur/24: 31]</p>
<p>[Disalin dari buku<strong> <em>Luasnya</em></strong><strong><em> Ampunan Allah</em></strong>”  Terjemahan dari kitab <em>at-Taubah</em> <em>an-Nashuuh</em><em> fii Dhau-il Qur-aan al-Kariim wal Ahaa-diits ash-Shahiihah, </em> Ditulis oleh Syaikh Salim bin ‘Ied al-Hilali <em>hafizhahullaah</em>, Penerjemah Ruslan Nurhadi, Lc. Penerbit Pustaka Ibnu Katsir]</p>
 