
<p>Kita selalu menghadapi tantangan baru yang tidak ada habisnya di  tempat kerja seperti re-organisasi, perampingan, dan “pengurangan.” Kita  dihadapkan pada pertanyaan, “Bagaimana kita bisa memimpin dalam badai  perubahan?” Mungkin nampak sulit saat itu dan keputusan yang dibuat akan  menentukan keluaran jangka pendek dan panjang. Saya akan membagi dengan  Anda lima teknik kepemimpinan agar Anda tetap pada jalur saat  menghadapi saat sulit.</p>
<p><strong>1. Integritas</strong></p>
<p>Saya meletakkan ini pertama kali karena kurangnya integritas akan  merusak profesionalisme Anda, sebagai seorang pemimpin, seseorang yang  mengambil langkah panjang. Kurangnya integritas akan membuat pahlawan  menjadi musuh. Misalnya, “WorldCom dulunya adalah favorit dimata  komunitas bisnis. Revenue, keuntungan serta pertumbuhan yang tinggi;  WorldCom telah mengalahkan pesaing-pesaingnya. Kemudian ditemukan adanya  ketidakwajaran dalam gross accounting yang dianggap sebagai profit yang  mengejutkan. Anda lihat, manajemen membuat keputusan, “Apakah saya akan  melanjutkan untuk menopang pertumbuhan yang bagus dan bisa melihat pada  diriku atau harus menghabiskan buku-buku akuntansi dan menghabiskan  sisa hidupku menutupi kekurangan integritas ini? Situasi memalukan yang  terjadi di WorldCom juga terjadi di AT&amp;T, Sprint, dan industri  lainya yang harus memangkas biaya dan harus menghentikan ribuan  karyawannya agar bisa berkompetisi dengan angka palsu WorldCom.  Kurangnya integritas di WorldCom tidak hanya mempengaruhi perusahaan  tapi juga kelangsungan hidup ribuan karyawan dan industri secara  keseluruhan.</p>
<p>Baru-baru ini saya berbincang-bincang dengan anggota Dewan Kota yang  disegani di masyarakat. Saya bertanya apa rahasia kesuksesannya saat dia  ada di dewan? Dia menyebutkan salah satu iklan politis yang ditujukan  padanya, “Saat Anda berada di dewan, saya tidak suka cara Anda dipilih,  tapi saya menghargai bagaimana Anda dipilih karena Anda konsisten dengan  suara dan memiliki kepentingan yang sama. Tanyakan pada diri Anda  keputusan apa yang Anda ambil dengan tepat untuk jangka panjang?  Konsisten dengan tindakan Anda, apakah terkait dengan manajemen, tim,  atau keluarga.</p>
<p><strong>2. Pengetahuan</strong></p>
<p>Dengan perubahan yang semakin cepat setiap harinya, maka penting bagi  Anda untuk mendapatkan pengetahuan untuk menguasai perubahan-perubahan  ini. Anda memilikinya tidak hanya untuk diri sendiri, tapi untuk tim dan  manajemen Anda. Seperti yang sering saya katakan, “Tidak sekedar  mendapatkan jawaban yang benar, tapi mendapatkan jawaban yang tepat  lebih cepat daripada sebelumnya.” Seringkali saat program teambuilding  siswa menanyakan, “Saya tidak tahu dimana menemukan jawaban.” Kemudian  saya katakan, “Itu adalah jawaban yang tidak bisa diterima.” Karena  bagian dari seorang pemimpin adalah memiliki keterampilan untuk menemukan  jawaban yang tepat. Dengan Internet, ruang kelas dan training online,  mentor, dsb., pengetahuan ada di ujung jari Anda. Tantang tim Anda untuk  menggunakan sumber untuk mendapatkan pengetahuan untuk menguasai  tantangan mereka. Dengan mendapatkan pengetahuan ini, Anda bisa  menavigasi tim Anda melalui lautan perubahan dan mencapai tujuan Anda.</p>
<p><strong>3. Ketegasan</strong></p>
<p>Anda pernah melihatnya. Mereka menunggu informasi, kemudian lebih  banyak informasi sebelum membuat keputusan. Kemudian membutuhkan lebih  banyak informasi untuk mendukung informasi yang sudah mereka miliki.  Lalu mereka membuat komite untuk menganalisa informasi. Kemudian menunggu  waktu yang sempurna untuk membuat keputusan. Anda tahu yang saya  maksud. Seseorang yang Anda kenal? Buatlah keputusan! Hal baik terjadi  ketika Anda bertindak, tumbuh, berdaptasi, dan tim Anda akan tumbuh.  Tidak ada waktu yang sempurna untuk membuat keputusan. Pemimpin membuat  keputusan berdasarkan pengalaman mereka sebelumnya, menerapkan keputusan  pada tindakan, dan bertahan dan mengadaptasi keputusan jika dibutuhkan.  Tapi buat keputusan. Kualitas terburuk yang bisa Anda tunjukkan pada  team adalah ketidak-tegasan. Menurut Anda apa yang dilihat tim saat Anda  tidak bisa membuat keputusan? Buat keputusan dan kerjakan.</p>
<p><strong>4. Visi</strong></p>
<p>Ini adalah kemampuan tidak hanya melihat apa yang ada saat ini –  setiap orang bisa melakukannya – ini adalah kemampuan melihat masa  depan. Pemimpin yang menonjol tidak hanya melihat timnya atas apa yang  bisa mereka kerjakan sekarang, tapi mereka bisa menjadi apa, dan  mendapatkan gambaran dari mereka. Para pemimpin ini secara konsisten  mengkomunikasikan dan melatih anggota tim mereka untuk mencapai visinya.  Salah satu cara terbaiknya, dan metode yang paling sedikit digunakan,  untuk menyampaikan visi Anda pada pertemuan tim (Teambuilding dan  Keterampilan Coaching untuk hasil yang menonjol). Setiap pertemuan harus  dimulai dengan visi, misi dan sasaran tim; dan sisa pertemuan harus  terikat dengan visi. Misalnya, porsi motiviasi pertemuan harus terkait  dengan visi, porsi informasi pertemua harus mengena dengan visi, porsi  training pertemuan harus terkait dengan visi, dsb. Serta, luangkan waktu  untuk mengembangkan visi personal anggota tim Anda dan tunjukkan mereka  bagimana bisa mencapai tujuan personal mereka yang terkait dengan visi  secara keseluruhan. Dengan mengkomunikasikan visi secara konsisten, tim  Anda akan bergerak sesuai dengan tujuan, rasakan secara personal  perubahan yang dihasilkan, dan mencapai tujuan dengan lebih cepat.</p>
<p><strong>5. Tidak mementingkan diri sendiri</strong></p>
<p>Stephen Covey, dalam bukunya yang sukses<em> ’Seven Habits of Highly  Effective People’, </em>tuliskan bahwa pemimpin sejati harus bersedia  membantu orang yang dipimpinnya. Pemimpin harus mampu ‘menyerahkan  dirinya untuk kebaikan tim.” Dengan kata lain, tidak mementingkan diri  sendiri dalam kata-kata dan tindakan. Tidak mementingkan diri dalam  memuju orang lain, di publik, terlebih di hadapan manajemen. Tidak  mementingkan diri sendiri untuk meluangkan waktu untuk mendengarkan,  mendengarkan kekhawatiran tim. Sebuah survey manajemen mengatakan bahwa  rata-rata manajemen waktu menginvestasikan dengan “murni menjelaskan”  pada karyawan dalam setahun hanya membutuhkan dua jam – hanya dua jam!  Yang dimaksud dengan waktu “murni menjelaskand” adalah mendengarkan  dengan kontak mata, pengakuan, dan tidak menjawab telepon saat  mendengarkan, dan tidak menjawab telepon saat mendengarkan, tidak bicara  dengan orang lain saat mendengarkan, dsb. Tidak mementingkan diri  sendiri dalam kemampuan membantu tim Anda. Apakah ini kemampuan untuk  membantu panggilan telepon yang sulit, melangkah dan memindahkan  hambatan anggota tim, atau “ disamping” anggota tim di saat yang berat.  Percayalah, anggota tim Anda akan ingat Anda dan menghargainya.</p>
<p>Sekarang Anda bisa mengambil tindakan dari salah satu teknik  kepemimpinan ke dalam tindakan untuk mencapai visi, misi, tujuan Anda  dimasa datang.</p>
<p>Oleh: Ed Sykes adalah seorang ahli, penulis, pembicara profesional  dan pelatih di bidang kepemimpinan, motivasi, stress management, layanan  pelanggan, dan team building.</p>
<p>Sumber: <a href="http://www.thesykesgrp.com">http://www.thesykesgrp.com</a></p>
<p>Diterjemahkan oleh: Iin – Tim Pengusahamuslim.com</p>
<p>Artikel: <a title="www.pengusahamuslim.com" target="_blank">www.pengusahamuslim.com</a></p>
 