
<p>Umrah sudah kita ketahui <strong><span style="color: #ff0000;"><a title="Keutamaan Umrah" href="https://rumaysho.com/hukum-islam/haji-umrah/keutamaan-umrah-1959" target="_blank" rel="noopener">keutamaannya</a></span></strong>. Sebagaimana amalan ada yang memiliki keistimewaan jika dilakukan pada waktu tertentu, demikian pula umrah. Umrah di bulan Ramadhan terasa sangat istimewa dari umrah di bulan lainnya yaitu senilai dengan haji bahkan seperti haji bersama Nabi <em>shallallahu ‘alaihi wa sallam</em>.</p>
<p>Dari Ibnu ‘Abbas <em>radhiyallahu ‘anhuma</em>, ia berkata bahwa Rasulullah <em>shallallahu ‘alaihi wa sallam</em> pernah bertanya pada seorang wanita,</p>
<p dir="RTL" style="font-family: Traditional Arabic; font-size: 23px; text-align: center;">مَا مَنَعَكِ أَنْ تَحُجِّى مَعَنَا</p>
<p>“<em>Apa alasanmu sehingga tidak ikut berhaji bersama kami?</em>”</p>
<p>Wanita itu menjawab, “Aku punya tugas untuk memberi minum pada seekor unta di mana unta tersebut ditunggangi oleh ayah fulan dan anaknya –ditunggangi suami dan anaknya-. Ia meninggalkan unta tadi tanpa diberi minum, lantas kamilah yang bertugas membawakan air pada unta tersebut. Lantas Rasulullah <em>shallallahu ‘alaihi wa sallam</em> bersabda,</p>
<p dir="RTL" style="font-family: Traditional Arabic; font-size: 23px; text-align: center;">فَإِذَا كَانَ رَمَضَانُ اعْتَمِرِى فِيهِ فَإِنَّ عُمْرَةً فِى رَمَضَانَ حَجَّةٌ</p>
<p>“<em>Jika Ramadhan tiba, berumrahlah saat itu karena umrah Ramadhan senilai dengan haji.</em>” (HR. Bukhari no. 1782 dan Muslim no. 1256).</p>
<p>Dalam lafazh Muslim disebutkan,</p>
<p dir="RTL" style="font-family: Traditional Arabic; font-size: 23px; text-align: center;">فَإِنَّ عُمْرَةً فِيهِ تَعْدِلُ حَجَّةً</p>
<p>“<em>Umrah pada bulan Ramadhan senilai dengan haji.” </em>(HR. Muslim no. 1256)</p>
<p>Dalam lafazh Bukhari yang lain disebutkan,</p>
<p dir="RTL" style="font-family: Traditional Arabic; font-size: 23px; text-align: center;">فَإِنَّ عُمْرَةً فِى رَمَضَانَ تَقْضِى حَجَّةً مَعِى</p>
<p>“<em>Sesungguhnya umrah di bulan Ramadhan seperti berhaji bersamaku</em>” (HR. Bukhari no. 1863).</p>
<h4><span style="color: #ff0000;">Apa yang dimaksud senilai dengan haji?</span></h4>
<p>Imam Nawawi <em>rahimahullah</em> berkata, “Yang dimaksud adalah umrah Ramadhan mendapati pahala seperti pahala haji. Namun bukan berarti umrah Ramadhan sama dengan haji secara keseluruhan. Sehingga jika seseorang punya kewajiban haji, lalu ia berumrah di bulan Ramadhan, maka umrah tersebut tidak bisa menggantikan haji tadi.” (Syarh Shahih Muslim, 9:2)</p>
<h4><span style="color: #ff0000;">Apakah umrah Ramadhan bisa menggantikan haji yang wajib?</span></h4>
<p>Syaikh ‘Abdul ‘Aziz bin ‘Abdillah bin Baz <em>rahimahullah </em>(ketua Komisi Fatwa Kerajaan Saudi Arabia di masa silam) pernah menerangkan maksud umrah Ramadhan seperti berhaji bersama Rasul <em>shallallahu ‘alaihi wa sallam. </em>Beliau mendapat pertanyaan, “Apakah umrah di bulan Ramadhan bisa menggantikan haji berdasarkan sabda Rasul <em>shallallahu ‘alaihi wa sallam</em>, “<em>Barangsiapa berumrah di bulan Ramadhan maka ia seperti haji bersamaku</em>”?</p>
<p>Jawaban Syaikh <em>rahimahullah</em>, “Umrah di bulan Ramadhan tidaklah bisa menggantikan haji. Akan tetapi umrah Ramadhan mendapatkan keutamaan haji berdasarkan sabda Nabi <em>shallallahu ‘alaihi wa sallam</em>, “<em>Umrah Ramadhan senilai dengan haji</em>.” Atau dalam riwayat lain disebutkan bahwa umrah Ramadhan seperti berhaji bersama Nabi –<em>shallallahu ‘alaihi wa sallam</em>-, yaitu yang dimaksud adalah sama dalam keutamaan dan pahala. Dan maknanya bukanlah umrah Ramadhan bisa menggantikan haji. Orang yang berumrah di bulan Ramadhan masih punya kewajiban haji walau ia telah melaksanakan umrah Ramadhan, demikian pendapat seluruh ulama. Jadi, umrah Ramadhan senilai dengan haji dari sisi keutamaan dan pahala. Namun tetap tidak bisa menggantikan haji yang wajib.” [<a href="http://www.alifta.net/Fatawa/FatawaDetails.aspx?lang=ar&amp;IndexItemID=210849&amp;SecItemHitID=224582&amp;ind=1&amp;Type=Index&amp;View=Page&amp;PageID=5129&amp;PageNo=1&amp;BookID=5&amp;Title=DisplayIndexAlpha.aspx">Fatawa Nur ‘ala Darb, Syaikh Ibnu Baz</a>]
</p>
<p>Semoga Allah memudahkan kita untuk terus beramal sholih dan dimudahkan untuk melaksanakan umrah maupun haji ke Baitullah. <em>Wallahu waliyyut taufiq.</em></p>
<p><strong><span style="font-size: 14pt;">Baca Juga:</span> </strong></p>
<ul>
<li><a href="https://rumaysho.com/2576-bolehnya-berumrah-sebelum-haji233.html"><span style="color: #ff0000;"><strong>Bolehnya Berumrah Sebelum Haji</strong></span></a></li>
<li><a href="https://rumaysho.com/2654-tata-cara-pelaksanaan-umrah333.html"><span style="color: #ff0000;"><strong>Tata Cara Pelaksanaan Umrah</strong></span></a></li>
</ul>
<p>@ Ummul Hamam, Riyadh, KSA, 12 Sya’ban 1433 H</p>
<p><a href="http://www.rumaysho.com/">www.rumaysho.com</a></p>
 