
<p>Anggapan orang-orang di sekitar kami, ketika di Rumah Sakit kecil disuruh rujuk ke Rumah Sakit lain, mereka mengambil pilihan ke Rumah Sakit Non-Muslim seperti ke RS B dan RS PR di Yogyakarta.</p>
<p>Padahal sudah ada beberapa RS Islam yang memiliki pelayanan bagus. Sehingga saran kami:</p>
<ul>
<li>tokoh masyarakat atau dai hendaklah memahamkan pada masyarakat bahwa berobat di RS Islam itu lebih baik, di samping untuk menjaga akidah, juga mempererat ukhuwah dan menunjukkan keloyalan pada sesama muslim.</li>
<li>RS Islam lebih selamat dari simbol keagamaan non-muslim atau peribatan non-muslim.</li>
<li>Lebih mudah menjalankan ibadah terutama shalat di RS Islam dibanding di RS non-muslim, bahkan biasanya dipersulit.</li>
<li>Perawat dan dokter RS Islam lebih<a href="https://rumaysho.com/2763-aturan-melihat-aurat-lawan-jenis-saat-berobat.html" target="_blank" rel="noopener noreferrer"> terjaga aurat </a>dibanding RS non-Islam.</li>
<li>pihak RS Islam lebih harus meningkatkan pelayanan.</li>
<li>pihak RS Islam terus berusaha menambah fasilitas pelayanan kesehatan.</li>
<li>Kalau tidak pada Rumah Sakit Islam, bisa merujuk pada Rumah Sakit Umum yang lebih menyelamatkan akidah.</li>
</ul>
<p>Dalil kenapa kita tidak boleh loyal pada non-muslim,</p>
<p dir="RTL" style="font-family: Traditional Arabic; font-size: 23px; text-align: center;">لَا تَجِدُ قَوْماً يُؤْمِنُونَ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الْآخِرِ يُوَادُّونَ مَنْ حَادَّ اللَّهَ وَرَسُولَهُ وَلَوْ كَانُوا آبَاءهُمْ أَوْ أَبْنَاءهُمْ أَوْ إِخْوَانَهُمْ أَوْ عَشِيرَتَهُمْ</p>
<p>“<em>Kamu tak akan mendapati kaum yang beriman pada Allah dan hari akhirat saling berkasih-sayang dengan orang-orang yang menentang Allah dan Rasul-Nya, sekalipun orang itu adalah bapak-bapak, anak-anak, saudara-saudara, atau keluarga mereka</em>.” (QS. Al-Mujadilah: 22)</p>
<p dir="RTL" style="font-family: Traditional Arabic; font-size: 23px; text-align: center;">لَا يَتَّخِذِ الْمُؤْمِنُونَ الْكَافِرِينَ أَوْلِيَاءَ مِنْ دُونِ الْمُؤْمِنِينَ وَمَنْ يَفْعَلْ ذَلِكَ فَلَيْسَ مِنَ اللَّهِ فِي شَيْءٍ إِلَّا أَنْ تَتَّقُوا مِنْهُمْ تُقَاةً وَيُحَذِّرُكُمُ اللَّهُ نَفْسَهُ وَإِلَى اللَّهِ الْمَصِيرُ</p>
<p>“<em>Janganlah orang-orang mukmin mengambil orang-orang kafir menjadi wali (teman dekat) dengan meninggalkan orang-orang mukmin. Barang siapa berbuat demikian, niscaya lepaslah ia dari pertolongan Allah, kecuali karena (siasat) memelihara diri dari sesuatu yang ditakuti dari mereka. Allah memperingatkan kamu terhadap diri (siksa)-Nya. Hanya kepada Allah kembali-(mu).</em>” (QS. Ali Imran: 28)</p>
<p>‘Adi bin Hatim pernah berkata bahwa beliau pernah mendatangi Nabi <em>shallallahu ‘alaihi wa sallam</em> dalam keadaan memakai salib dari emas di lehernya. Lantas Nabi <em>shallallahu ‘alaihi wa sallam</em> mengatakan,</p>
<p dir="RTL" style="font-family: Traditional Arabic; font-size: 23px; text-align: center;">يَا عَدِىُّ اطْرَحْ عَنْكَ هَذَا الْوَثَنَ</p>
<p>“<em>Wahai ‘Adi buang berhala yang ada di lehermu</em>.” (HR. Tirmidzi no. 3095, <em>hasan</em> menurut Syaikh Al Albani)</p>
<p>Dalil kenapa harus loyal pada sesama muslim,</p>
<p dir="RTL" style="font-family: Traditional Arabic; font-size: 23px; text-align: center;">وَالْمُؤْمِنُونَ وَالْمُؤْمِنَاتُ بَعْضُهُمْ أَوْلِيَاءُ بَعْضٍ يَأْمُرُونَ بِالْمَعْرُوفِ وَيَنْهَوْنَ عَنِ الْمُنْكَرِ وَيُقِيمُونَ الصَّلَاةَ وَيُؤْتُونَ الزَّكَاةَ وَيُطِيعُونَ اللَّهَ وَرَسُولَهُ أُولَئِكَ سَيَرْحَمُهُمُ اللَّهُ إِنَّ اللَّهَ عَزِيزٌ حَكِيمٌ</p>
<p>“<em>Dan para lelaki yang beriman serta para perempuan yang beriman, sebagian mereka menjadi penolong bagi sebagian yang lain. Mereka menyuruh (mengerjakan) hal yang ma’ruf, mencegah dari hal yang mungkar, mendirikan shalat, menunaikan zakat, dan mereka taat kepada Allah serta Rasul-Nya. Mereka itu akan diberi rahmat oleh Allah. Sesungguhnya Allah Maha perkasa lagi Maha bijaksana</em>.” (QS. At-Taubah: 71)</p>
<p><em>Hanya Allah yang memberi taufik dan hidayah.</em></p>
<p>—</p>
<p>Selesai disusun di <a href="http://darushsholihin.com/">Panggang, Gunungkidul</a>, 14 Dzulhijjah 1436 H</p>
<p>Penulis: <a href="https://rumaysho.com/about-me" target="_blank" rel="noopener noreferrer">Muhammad Abduh Tuasikal</a></p>
<p>Artikel <a href="https://rumaysho.com/">Rumaysho.Com</a></p>
<p>Ikuti update artikel Rumaysho.Com di <a href="https://www.facebook.com/rumaysho" target="_blank" rel="noopener noreferrer">Fans Page Mengenal Ajaran Islam Lebih Dekat (sudah 3,6 juta fans)</a>, <a href="https://www.facebook.com/muhammad.tuasikal" target="_blank" rel="noopener noreferrer">Facebook Muhammad Abduh Tuasikal</a>, <a href="https://twitter.com/RumayshoCom" target="_blank" rel="noopener noreferrer">Twitter @RumayshoCom</a>, <a href="https://instagram.com/rumayshocom" target="_blank" rel="noopener noreferrer">Instagram RumayshoCom</a></p>
<p>Untuk bertanya pada Ustadz, cukup tulis pertanyaan di kolom komentar. Jika ada kesempatan, beliau akan jawab.</p>
 