
<p><span style="font-weight: 400;">Sebagaimana kita ketahui bahwa zakat fitrah itu wajib bagi laki-laki dan perempuan baik sudah baligh maupun belum baligh (bayi umur satu hari pun wajib dikeluarkan zakat fitrahnya), kemudian muncul pertanyaan, bagaimana dengan janin yang berada di dalam kandungan? Apakah wajib dikeluarkan zakat fitrah atau tidak?</span></p>
<p><strong>Baca Juga: </strong><strong style="color: #ff0000; --darkreader-inline-color: #ff3333;" data-darkreader-inline-color=""><a style="color: #ff0000; --darkreader-inline-color: #ff3333;" href="https://muslim.or.id/43880-kecerobohan-kaum-muslimin-terkait-kewajiban-zakat.html" data-darkreader-inline-color="">Kecerobohan Kaum Muslimin Terkait Kewajiban Zakat</a></strong></p>
<p><strong>Jawabannya: zakat fitrah pada janin hukumnya Sunnah tidak wajib</strong></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Sebagian ulama menyebutkan bahwa memberikan zakat pada janin berdasarkan perbuatan sahabat Utsman bin Affan. Ibnu Hazm berkata,</span></p>
<p style="text-align: center;"><span style="font-weight: 400; font-size: 18pt;">ولا يعرف لعثمان في هذا مخالف من الصحابة</span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">“Tidak diketahui dari perbuatan Utsman (menunaikan zakat fitrah janin) ini menyelisihi sahabat yang lainnya.” <strong>[Al-Muhalla 6/132]</strong></span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Ada pendapat juga yang menyatakan bahwa zakat janin wajib ketika berumur 120 hari karena telah ditiupkan ruh, akan tetapi pendapat ini kurang kuat karena janin belum tentu lahir dengan selamat dan bisa jadi mati dalam kandungan. Dalam Fatwa Al-Hindiyah dijelaskan:</span></p>
<p style="text-align: center;"><span style="font-weight: 400;"><span style="font-size: 18pt;">ولا يؤذى عن الجنين لأنه لا يعرف حياته</span> </span></p>
<p>“Tidak ditunaikan zakat fitrah dari janin, karena tidak bisa dipastikan janin tersebut hidup.” <strong>[Fatawa Al-Hindiyyah, kitab zakat hal. 211]</strong></p>
<p><strong>Baca Juga: </strong><strong style="color: #ff0000; --darkreader-inline-color: #ff3333;" data-darkreader-inline-color=""><a style="color: #ff0000; --darkreader-inline-color: #ff3333;" href="https://muslim.or.id/30515-siapakah-yang-berhak-menerima-zakat-fithri.html" data-darkreader-inline-color="">Siapakah yang Berhak Menerima Zakat Fithri?</a></strong></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Pendapat terkuat bahwa zakat fitrah pada janin hukumnya sunnah, tidak sampai tahap wajib. Asy-Syaukani menjelaskan bahwa ini adalah ijma’ ulama, beliau berkata,</span></p>
<p style="text-align: center;"><span style="font-weight: 400; font-size: 18pt;">أن ابن المنذر نقل الإجماع على أنها لا تجب عن الجنين، وكان أحمد يستحبه ولا يوجبه</span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">“Ibnu Mundzir menukilkan klaim ijma’ bahwa tidak wajib zakat fitrah bagi janin. Imam Ahmad menyatakan hukumnya sunnah dan tidak mewajibkannya.”<strong> [Nailul Authar 4/181]</strong></span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Demikian juga pendapat ulama di zaman ini yaitu Syaikh Muhammad bin shalih Al-‘Utsaimin, beliau berkata:</span></p>
<p style="text-align: center;"><span style="font-weight: 400; font-size: 18pt;">زكاة الفطر لا تدفع عن الحمل في البطن على سبيل الوجوب، وإنما تدفع على سبيل الاستحباب</span><span style="font-weight: 400;"><br>
</span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">“Zakat fitrah tidak perlu dibayarkan atas kandungan di perut dengan hukum wajib, tetapi dibayarkan karena hukumnya mustahab/sunnah.”<strong> [Majmu’ fatawa wa Rasail, kitab zakat fitri]</strong></span></p>
<p><strong>Baca Juga:</strong></p>
<div class="post-title">
<ul>
<li><span style="color: #ff0000;" data-darkreader-inline-color=""><strong><a style="color: #ff0000;" href="https://muslim.or.id/30463-tiga-langkah-mudah-menunaikan-zakat-fitri.html" data-darkreader-inline-color="">Tiga Langkah Mudah Menunaikan Zakat Fitri</a></strong></span></li>
<li><strong style="color: #ff0000; --darkreader-inline-color: #ff3333;" data-darkreader-inline-color=""><a style="color: #ff0000;" href="https://muslim.or.id/4564-artikel-zakat-fitri-lebaran-dan-puasa-syawwal.html" data-darkreader-inline-color="">Kumpulan Artikel Zakat Fitri, Lebaran Dan Puasa Syawwal</a></strong></li>
</ul>
</div>
<p><span style="font-weight: 400;">Demikian semoga bermanfaat</span><span style="font-weight: 400;"><br>
</span><span style="font-weight: 400;"><br>
</span><span style="font-weight: 400;">@ Lombok, pulau seribu masjid</span></p>
<p><span style="font-weight: 400;"><br>
</span><span style="font-weight: 400;">Penyusun: <span style="color: #ff0000; --darkreader-inline-color: #ff3333;" data-darkreader-inline-color=""><strong><a style="color: #ff0000; --darkreader-inline-color: #ff3333;" href="https://muslim.or.id/author/raehan" data-darkreader-inline-color="">Raehanul Bahraen</a></strong></span></span><span style="font-weight: 400;"><br>
</span><span style="font-weight: 400;">Artikel <span style="color: #ff0000; --darkreader-inline-color: #ff3333;" data-darkreader-inline-color=""><a style="color: #ff0000; --darkreader-inline-color: #ff3333;" href="http://muslim.or.id" data-darkreader-inline-color=""><strong>www.muslim.or.id</strong></a></span></span></p>
 